A. Pengertian Tanggung Jawab
Menurut KBBI Tanggung Jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga dapat dikatakan bahwa bertanggung jawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Contoh kasus: Widodo adalah seorang pegawai yang tekun dalam melaksanakan tugasnya. Ia datang sebelum waktu kerja dimulai. Tanpa banyak bicara dikerjakan tugasnya. Setelah menyelesaikan tugasnya, ia dapat memberikan pertanggungjawaban atas tugas-tugas yang diberikan kepadanya, sehingga konduitenya baik, naik pangkat pada waktunya, dan memperoleh penghargaan khusus pada waktu tertentu. Berbeda dengan Hudiyanto yang datangnya selalu terlambat dan pulangnya sering lebih cepat. Pekerjaan yang diberikan kepadanya sering tidak selesai karena ia terlalu sibuk dengan urusan pribadinya daripada urusan kantor. Karena itu kenaikan pangkat dan gajinya sering ditunda. Hudiyanto bukan orang yang bisa dan mau bertanggung jawab, ia hanya bisa tanggung menjawab saja.
Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain.Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam.
Tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain atau sebagai pengabdian pengorbanan pada pihak lain.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadarn bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
B. Macam-macam Tanggung Jawab
Tanggung Jawab dibedakan menjadi 5, yaitu:
- Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Contoh: Basrudin membaca sambil berjalan. Meskipun sebentar-sebentar ia melihat jalan, tetap juga ia lengah dan terperosok ke sebuah lubang, kakinya terkilir dan ia harus beristirahat beberapa hari di rumah. Konsekuensi tinggal di rumah selama beberapa hari adalah tanggung jawab sendiri akan kelengahannya.
- Tanggung jawab terhadap keluarga
Contoh: Seorang ibu yang ditinggal mati suaminya rela melacur demi menghidupi keempat anaknya yang masih kecil. Dari segi moral, hal ini tidak dibenarkan, namun dari segi tanggung jawab, ibu tersebut pantas dipuji karena demi rasa tanggung jawabnya, ia rela menjadi manusia yang hina dan dicerca masyarakat.
- Tanggung Jawab terhadap masyarakat
Contoh: Seorang pemuda menolak berpakaian adat dari daerahnya sendiri dalam acara pernikahannya. Sikap seperti ini menunjukkan bahwa pemuda tersebut harus bertanggung jawab terhadap nilai-nilai yang ada dalam masyarakatnya sendiri.
- Tanggung jawab kepada Bangsa dan Negara
Contoh: Seorang Guru bernama Isa terkenal sebagai guru yang baik, terpaksa mencuri barang-barang milik sekolah demi rumah tangganya. Perbuatan Guru Isa ini harus pula dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, kalau perbuatan itu diketahui, ia harus berurusan dengan pihak kepolisian dan pengadilan.
- Tanggung Jawab terhadap Tuhan
Contoh: Seorang biarawati dengan ikhlas tidak menikah selama hidupnya karena dituntut tanggung jawabnya terhadap Tuhan sesuai dengan hukum-hukum yang ada pada agamanya, hal ini dilakukan agar ia dapat sepenuhnya mengabdikan diri kepada Tuhan demi rasa tanggung jawabnya. Dalam rangka memenuhi tanggung jawab ini, ia berkorban tidak memenuhi kodrat manusia pada umumnya yang seharusnya meneruskan keturunannya, yang sebetulnya juga merupakan sebagian tanggung jawabnya sebagai makhluk Tuhan.
C. Pengabdian dan Pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
- Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.
- Pengorbanan
Pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keiklasan yang tidak mengandung pamrih.
Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengarkan khotbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau para nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorban.
Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas, karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan diserahkan secara iklas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
Contohnya: Kesediaan seorang guru sekolah dasar ditempatkan di pelosok daerah adalah pengabdian yang menuntut pengorbanan. Dikatakan pengabdian karena ia mengajar tanpa menerima upah gaji dari pemerintah, tanpa diurus oleh pihak pemerintah, ia hanya bertanggung jawab untuk kemajuan dan kecerdasan masyarakat/bangsanya. Pengorbanan yang ia berikan berupa tenaga, pikiran dan waktu untuk anak didiknya.

No comments:
Post a Comment